Surabaya – Kegiatan Tengah Semester (KTS) menjadi salah satu momen yang dinantikan siswa untuk belajar, berkreasi, sekaligus menunjukkan kemampuan terbaik di luar rutinitas pembelajaran di kelas. Semangat tersebut mewarnai pelaksanaan Lomba KTS Kelas X SMK Kesehatan Surabaya pada 14–16 Oktober 2026 yang menghadirkan beragam perlombaan edukatif, kreatif, dan inspiratif.
Rangkaian kegiatan dibuka secara resmi oleh Wakil Kepala Sekolah Bidang Kesiswaan, Ibu Salmi Winda Yanti, S.Pd. Pembukaan ini menjadi awal dari rangkaian kompetisi yang memberikan kesempatan kepada siswa untuk mengembangkan potensi, mengasah keterampilan, serta membangun rasa percaya diri.
Melalui kegiatan ini, siswa tidak hanya diajak untuk berkompetisi dan meraih prestasi, tetapi juga belajar tentang sportivitas, kedisiplinan, tanggung jawab, kerja sama, serta pentingnya menghargai kemampuan satu sama lain.
Lima Lomba, Beragam Potensi Siswa
Lomba KTS kelas X tahun ini menghadirkan lima kategori perlombaan yang dirancang untuk memberikan ruang bagi siswa dalam mengembangkan kemampuan sesuai minat dan potensi masing-masing.
Berikut rangkaian lomba yang memeriahkan kegiatan KTS Kelas X SMK Kesehatan Surabaya:
1. LKS Internal Keperawatan dan Farmasi
Lomba LKS internal bidang Keperawatan dan Farmasi menjadi wadah bagi siswa untuk mengasah pengetahuan serta keterampilan yang berkaitan dengan program keahlian mereka. Melalui kompetisi ini, siswa didorong untuk lebih mengenal bidang yang dipelajari sekaligus menumbuhkan semangat untuk terus meningkatkan kompetensi sejak awal masa pendidikan.
2. Lomba Tahfidz
Lomba Tahfidz menjadi ruang bagi siswa untuk menunjukkan kemampuan menghafal Al-Qur’an sekaligus menumbuhkan kecintaan terhadap nilai-nilai keagamaan. Kegiatan ini juga menjadi pengingat bahwa pendidikan tidak hanya berfokus pada kemampuan akademik dan keterampilan, tetapi turut memberi perhatian pada pembentukan karakter dan spiritualitas.
3. Lomba Mading
Kreativitas dan kemampuan menyampaikan informasi menjadi bagian penting dalam Lomba Majalah Dinding (Mading). Melalui perlombaan ini, siswa memiliki kesempatan untuk menuangkan ide, menyusun informasi, serta mengembangkan kreativitas dalam menyajikan karya yang menarik dan informatif.
4. Lomba Konten SPMB
Di era digital, kemampuan membuat konten menjadi keterampilan yang semakin relevan. Lomba Konten SPMB memberikan ruang bagi siswa untuk mengembangkan ide kreatif dalam menyampaikan informasi seputar Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB). Kegiatan ini juga menjadi kesempatan untuk mengenal proses pembuatan konten yang komunikatif, menarik, dan sesuai dengan kebutuhan audiens.
5. Lomba Bible Quiz
Lomba Bible Quiz turut melengkapi rangkaian kompetisi dengan memberikan ruang bagi siswa untuk menguji pengetahuan Alkitab. Kegiatan ini menjadi bagian dari pengembangan wawasan keagamaan sekaligus mendorong siswa untuk belajar, memahami materi, dan menunjukkan kemampuan mereka dalam suasana kompetitif yang positif.
Keberagaman lomba tersebut menunjukkan bahwa setiap siswa memiliki kesempatan untuk berkembang melalui bidang yang berbeda, mulai dari kompetensi kejuruan, kreativitas, keterampilan komunikasi, hingga penguatan nilai-nilai spiritual.
Membangun Percaya Diri, Sportivitas, dan Kebersamaan
Lebih dari sekadar perlombaan, kegiatan KTS menjadi kesempatan bagi siswa untuk belajar menghadapi tantangan dan mengembangkan kemampuan diri. Persiapan sebelum lomba, keberanian untuk tampil, serta pengalaman berkompetisi menjadi bagian dari proses pembelajaran yang berharga.
Siswa juga mendapatkan kesempatan untuk mengenal potensi diri, belajar bekerja sama, dan menghargai usaha teman-teman mereka. Nilai-nilai tersebut penting dalam membentuk karakter generasi muda yang tidak hanya unggul dalam pengetahuan, tetapi juga memiliki sikap positif dalam kehidupan sehari-hari.
Melalui suasana kompetisi yang edukatif, KTS diharapkan mampu mendorong siswa agar lebih aktif, kreatif, dan berani mencoba hal baru. Pengalaman mengikuti lomba juga dapat menjadi motivasi untuk terus belajar dan mengembangkan kemampuan di bidang masing-masing.
Pembagian Hadiah sebagai Bentuk Apresiasi
Setelah rangkaian perlombaan berlangsung pada 14–16 Oktober 2026, kegiatan dilanjutkan dengan pembagian hadiah kepada para pemenang. Penyerahan hadiah dilakukan oleh Ibu Salmi Winda Yanti, S.Pd., selaku Wakil Kepala Sekolah Bidang Kesiswaan, bersama Ibu Miranda Zannuba Q., S.Gz., M.Kes., selaku Wakil Kepala Sekolah Bidang Sarana dan Prasarana.
Pembagian hadiah menjadi momen apresiasi atas usaha, persiapan, dan kemampuan yang telah ditunjukkan para peserta selama mengikuti perlombaan. Penghargaan ini diharapkan dapat menambah semangat siswa untuk terus berprestasi dan mengembangkan potensi mereka.
Bagi para pemenang, hadiah yang diterima menjadi bentuk penghargaan atas pencapaian mereka. Sementara itu, bagi seluruh peserta, pengalaman mengikuti lomba tetap menjadi bagian penting dari proses belajar, terlepas dari hasil akhir yang diperoleh.
Semangat untuk mencoba, keberanian menghadapi tantangan, dan kemauan untuk terus berkembang merupakan nilai yang tidak kalah penting dari sebuah kemenangan.
KTS Menjadi Ruang Tumbuh bagi Generasi Berprestasi
Pelaksanaan Lomba KTS Kelas X SMK Kesehatan Surabaya pada 14–16 Oktober 2026 menjadi bukti bahwa kegiatan sekolah dapat menjadi ruang pembelajaran yang menyenangkan sekaligus bermakna. Melalui beragam kompetisi, siswa memperoleh kesempatan untuk mengembangkan keterampilan, kreativitas, wawasan, dan karakter.
Diharapkan kegiatan seperti ini dapat terus menjadi bagian dari pengalaman belajar siswa di SMK Kesehatan Surabaya. Tidak hanya untuk mendorong lahirnya prestasi, tetapi juga untuk menumbuhkan keberanian, tanggung jawab, sportivitas, serta semangat kebersamaan.
Karena setiap siswa memiliki potensi, setiap usaha layak diapresiasi, dan setiap pengalaman adalah kesempatan untuk berkembang menjadi pribadi yang lebih baik.




