SURABAYA – Kepala Cabang Dinas Pendidikan (Kacabdin) Wilayah Sidoarjo, Dr. Kiswanto, S.Pd., M.Pd, memberikan pengarahan inspiratif dalam pembukaan acara Career Day di SMK Kesehatan Surabaya pada Selasa (28/4/2026). Dalam sambutannya, beliau menekankan bahwa keberhasilan masa depan siswa tidak hanya ditentukan oleh angka di atas kertas, melainkan oleh kekuatan karakter dan penghargaan terhadap proses.
Untuk membekali siswa dengan mentalitas tangguh sebelum memasuki dunia kerja dan memberikan pemahaman bahwa sukses memerlukan keseimbangan antara usaha, doa, dan sikap rendah hati.
Dengan memaparkan poin-poin penting mengenai filosofi “Proses adalah Guru Terbaik” dan pentingnya kerja keras sebagai investasi masa depan.
Dalam pidatonya yang penuh motivasi, Dr. Kiswanto, S.Pd.,M.Pd menjabarkan beberapa pilar utama bagi para siswa:
- Waktu adalah Emas
Gunakan waktu yang kita punya sebaik mungkin untuk mengasah kemampuan dan keterampilan untuk meraih kesuksesan itu. - Menghargai Proses di Atas Hasil
Beliau menegaskan bahwa meskipun hasil akhir itu penting, pengalaman dan ketekunan saat berproseslah yang akan membuat seseorang lebih bijaksana. Semangat belajar jauh lebih berharga daripada sekadar nilai bagus. - Membangun Resiliensi (Daya Lenting)
Tantangan hidup bukan untuk dihindari. Dr. Kiswanto berpesan agar siswa tidak langsung menyerah saat menghadapi kesulitan, karena kerja keras adalah sarana melatih mental untuk bangkit kembali. - Kemandirian dan Tanggung Jawab
Kemandirian harus dipupuk melalui tugas-tugas nyata sehari-hari. Hal ini membantu siswa memahami bahwa segala sesuatu membutuhkan usaha dan tidak bisa hanya mengandalkan orang lain. - Keseimbangan Ambisi dan Spiritual
“Sukses tidak datang instan,” tegasnya. Namun, beliau juga memberikan peringatan agar siswa tidak terjebak dalam ambisi yang berlebihan yang justru bisa menjatuhkan. Beliau mengajak siswa untuk selalu menyeimbangkan antara belajar, bekerja keras, belajar dari pengalaman hidup, dan tetap menjalankan ibadah. - Proses Adalah Guru Terbaik
Hasil akhir itu penting, tetapi proses belajar, ketekunan, dan pengalaman yang didapat saat berusaha keras akan membuat anak lebih bijaksana dan bersyukur. - Pantang Menyerah (Resiliensi)
Ajarkan bahwa saat menghadapi tantangan atau kesulitan, jangan langsung berhenti. Kerja keras melatih mental untuk bangkit kembali.
Membangun Kemandirian & Tanggung Jawab Melibatkan anak dalam tugas rumah tangga sesuai usia membantu mereka memahami bahwa setiap hal memerlukan usaha dan tanggung jawab, bukan hanya mengandalkan orang lain. - Berani Bermimpi dan Bertindak
Sukses tidak datang instan. Mimpi besar harus diiringi dengan tindakan nyata dan kerja keras untuk mewujudkannya. - Menghargai Proses, Bukan Hanya Hasil
Ajarkan bahwa bersemangat dalam mencoba dan giat belajar jauh lebih penting daripada sekadar mendapatkan nilai bagus. - Mengajarkan kerja keras sejak dini
adalah investasi karakter untuk masa depan mereka.
Penyelenggaraan Career Day ini diharapkan tidak hanya menjadi jembatan karier, tetapi juga menjadi momentum bagi siswa untuk menyadari bahwa karakter yang kuat adalah investasi jangka panjang yang paling berharga.
“Mengajarkan kerja keras sejak dini bukan sekadar tugas sekolah, melainkan investasi karakter untuk masa depan mereka.” — Dr. Kiswanto, S.Pd., M.Pd.

